Keutamaan Shalat Dhuha
Keutamaan
Shalat Dhuha
1.
Pahalanya seperti bersedekah
Mengerjakan shalat dhuha memiliki nilai yang sama
seperti nilai amalan seperti keutamaan sedekah. Sesdekah yang dimaksud adalah
sedekah yang diperlukan oleh 360 persendian tubuh kita terlebih jika kita
ikhlas mengerjakannya ( baca ciri-ciri orang yang tidak ikhlas dalam
beribadah) Orang islam yang mengerjakan
shalat dhuha akan memperoleh ganjaran pahala sebanyak persendian itu.
Sebagaimana hadist
Rasulullah saw, yang berbunyi :
“Disetiap sendi seorang dari kamu terdapat sedekah,
setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan
Alhamdulillah ) adalah sedekah,s etiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah
sedekah, setiap takbir (ucapan Allahu akbar) adalah sedekah, menyuruh kepada
kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua
rakaat Dhuha sebanding dengan pahala semua itu”
2.
Dicukupi kebutuhannya
Shalat Dhuha yang dilakukan oleh seseorang diawal
hari menjanjikan tercukupinya rezeki atau kebutuhan seseorang tersebut di akhir
hari. Shalat Dhuha merupakan shalat yang dilakukan untuk memohon rizki kepada
Allah SWT. Hal tersebut ditunjukan oleh ketentuan waktu pelaksanaan dan
tersirat dalam do’a yang dibaca setelah pelaksanaan shalat tersebut. Selain
itu, Allah juga berjanji pada setiap umat islam yang rajin melaksanakan shalat
Dhuha untuk mencukupi apa yang menjadi kebutuhannya, setidaknya kebutuhannya disore
atau diakhir hari. Dengan janji-Nya tersebut, Allah sebenarnya ingin memberikan
balasan dan imbalan atas kesediaan hamba-Nya untuk mengingat diri-Nya di waktu
Dhuha dengan memenuhi apa-apa yang menjadi kebutuhan dia sepanjang hari itu.
Janji Allah tersebut dapat ditemukan dalam sebuah hadist qudsi. Rasulullah saw.
Yang bunyinya :
“Sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla berfirman: “Wahai
anak Adam, cukuplaah bagi-Ku empat rekaat di awal hari, maka Aku akan
mencukupimu disore harimu”
Janji Allah ini akan bisa menjadi penyebab hati
gelisah dikarenakan kurangnya rizki yang diperoleh serta mencegah bahaya putus
asa bagi sebagian orang yang tidak diberikan rizki yang cukup. Shalat dhuha
adalah merupakan salah satu perantara agar keinginan cepat terkabul seperti
halnya kika mengerjakan shalat hajat.
3.
Meraih Ghanimah atau keuntungan yang lebih cepat
Orang yang dengan tekun mengerjakan shalat dhuha akan
memperoleh ghanimah atau keuntungan yang lebih cepat atas izin Allah SWT. Hal
ini terjadi di zaman Rasullullah dimana Rasul membandingkan orang-orang mukmin
yang melaksanakan shalat Dhuha dengan mujahid yang berangkat bertempur ke medan
perang yang berjarak dekat dengan tampat tinggal mereka lalu kembali lagi
dengan cepat ke tempat asalnya dengan membawa ghanimah (rampasan perang) yang
banyak dan tentunya kemenangan.
Hal ini merupakan motivasi untuk mengerjakan
amal ibadah serta usaha untuk bertawakkal kepada Allah SWT karena manfaat
tawakkal amatlah besar.
Rasulullah pun menimbang bahwa keuntungan yang akan
diperoleh oleh mereka yang melaksanakan shalat Dhuha akan berjumlah lebih
banyak dibandingkan dengan keuntungan yang bisa diperoleh oleh para mujahid
tersebut.
Hal ini sebagaimana sabda rasullulah SAW yang bunyinya :
“Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah
kembali!. Mereka akhirnya saling berbicara tentang dekatnya tujuan (tempat)
perang dan banyaknya ghanimah (keuntungan) yang akan diperoleh dan cepat
kembali (karena dekat jaraknya). Lalu Rasulullah saw bersabda; “Maukah kalian
aku tunjukan kepada tujuanpaling dekat dari mereka (musuh yang akan diperangi),
paling banyak ghanimah(keuntungan)nya dan cepat kembalinya? Mereka menjawab:
“Ya! Rasul berkata lagi: “Barangsiapa yang berwudhu’, kemudian masuk ke dalam
masjid untuk melakukan shalat Dhuha, dialah yang paling dekat tujuannya (tempat
perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya”
4.
Diganjar dengan rumah di surga
Orang yang selalu bersedia meluangkan waktunya untuk
melaksanakan shalat Dhuha 12 rekaat di awal hari akan dijanjikan ganjaran oleh
Allah berupa sebuah rumah indah yang terbuat dari emas kelak diakhirat.
Hal ini
menurut Anas Bin Malik yang mendengar bahwa Rasulullah sawbersabda :
“Siapa saja yang shalat Dhuha 12 rekaat, Allah akan
membuat untuknya sebuah istana yang terbuat dari emas di surga”” (HR. Ibnu
Majah)
5.
Mendapat pahala haji dan umrah
Orang yang melaksanakan shalat Dhuha dengan tekun
akan mendapatkan pahala haji dan umrah sempurna Dari Anas ra berkata,
Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh)
berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit
matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti
pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna”
6.
Menggugurkan dosa
Shalat Dhuha akan menggugurkan dosa-dosa orang yang
rutin melakukan ibadah shalat dhuha meskipun dosanya itu sebanyak buih di
lautan. Berikut hadist yang memperkuat hal ini.
Dari Abu Hurairah ra,
Rasulullah saw bersabda,
“Barangsiapa yang menjaga shalat Dhuha, maka
dosa-dosanya diampuni walaupun dosanya itu sebanyak buih dilautan” (HR.
Tirmidzi)
7.
Dibuatkan pintu khusus di surga
Keutamaan lain yang dijanjikan Allah bagi orang yang
tekum mengerjakan shalat dhuha adalah bahwa dia akan dibuatkan pintu khusus di
surga kelak, yakni pintu yang dinamakan pintu Dhuha. Dengan demikian maka
jelaslah bahwa orang yang tekun mengerjakan shalat dhuha memiliki kedudukan
yang tinggi di mata Allah SWT hingga dibuatkan pintu tersendiri untuk memasuki
surga tidak memandang apakah ia muslim
sejak lahir maupun mualaf.
Rasulullah bersabda: Dari Abu Hurairah ra, Nabi
Muhammad saw bersabda,
“sesungguhnya disurga ada slaah satu pintu yang
dinamakan pintu Dhuha, bila datang hari kiamat malaikat menjaga surga memangil;
mana ia yang melazimkan shalat Dhuha? Inilah pintu kalian maka masukilah dengan
kasih sayang Allah” (HR.Thabrani)
Berikut Allah memberikan kedudukan yang istimewa bagi
orang-orang yang melaksanakan Dhuha berdasarkan dengan jumlah rakaatnya:
1.
yang mengerjakan dua rekaat shalat
Dhuha akan tercatat sebagai orang yang tidak lalai
- , Orang yang mengerjakan empat rekaat shalat Dhuha tercatat sebagai orang yang muhsinin (berbuat baik)
- Orang yang mengerjakan emam rekaaat shalat Dhuha akan tercatat sebagai hamba yang taat
- Orang yang mengerjakan shalat Dhuha delapan rakaat tercatat sebagai hamba yang juara (Sukses)
- Orang yang mengerjakan dua belas rekaat shalat Dhuha akan dibuatkan sebuah rumah yang indah disurga
Komentar
Posting Komentar